5 Hal yang harus kamu siapkan sebelum memulai kegiatan magang
Cindy Paskalina
Writer
Magang sudah menjadi keharusan bagi pelajar di Indonesia. Selain menjadi bagian dari penilaian di perkuliahan, kegiatan magang sering dijadikan simulasi kehidupan pekerjaan dalam industri yang akan ditempuh nantinya. Pastikan untuk mendapatkan pengetahuan maksimal selama durasi magang, terlebih ketika kamu sudah bersusah payah lolos dalam tahap penyeleksian. Tidak perlu terlalu gugup, karena dengan persiapan yang tepat dan cukup, kegiatan magang kamu dapat dimulai dan berakhir dengan baik. Berikut adalah lima hal utama yang harus kamu siapkan sebelum masuk dalam dunia permagangan.
Pahami latar belakang Perusahaan
Penelitian latar belakang perusahaan sebenarnya sudah harus dilakukan sebelum proses penyeleksian. Tetapi ketika akan secara resmi memulai proses magang, ‘segarkanlah’ kembali pikiranmu dengan visi, misi dan budaya kerja perusahaan tersebut. Pahami dan seraplah dengan seksama, karena kamu akan dituntut untuk bekerja berdasarkan nilai-nilai tersebut selama bekerja di bawah perusahaan. Kegagalan pemahaman bisa saja berakibat fatal dalam proses magang, dan dalam kasus terburuk berakhir pada pemberhentian sebelum durasi magang berakhir. Semua Informasi ini dapat secara sederhana ditemukan melalui website perusahaan atau dengan memeriksa platform publikasi online lainnya yang menunjukan proyek lampau dan proyek yang sedang dikerjakan.
Selain itu, kamu juga harus mengetahui tiap-tiap personil yang bekerja di bawah perusahaan yang sama. Jika perusahaan tersebut terdiri dari lebih ratusan pekerja, maka setidaknya identifikasi dan analisislah atasan langsung serta rekan kerja yang akan kamu temui setiap harinya. Pertama-tama, masuklah ke LinkedIn resmi perusahaanmu dan carilah akun yang bekerja dalam divisi yang sama atau terkait. Selain bisa mengantisipasi karakteristik rekan kerjamu, kamu juga bisa menemukan kesamaan latar-belakang yang bisa menjadi titik awal pembinaan hubungan personal dengan mereka.
Ketahui aturan berpakaian di perusahaan
Pastikan bahwa kamu sudah menggunakan pakaian yang sesuai untuk dipakai di hari pertama kegiatan magang. Setiap perusahaan dan divisi memiliki budaya berpakaian yang berbeda-beda dan bahkan bertolak belakang. Penggunaan aksesoris dan penataan rambut juga bisa dimasukan dalam aturan berpakaian disesuaikan dengan fungsi pekerjaannya. Jika informasi tersebut tidak diberikan sebelum memulai program magang, maka bertanyalah secara aktif bertanya kepada supervisor atau calon rekan kerja yang berada di divisi yang sama. Jangan lupa, pakaian yang dipakai sangat mempengaruhi kesan pertama seseorang. Pakaian adalah isyarat visual pertama untuk menampilkan kesiapan kamu dalam memulai program magang.
Siapkan pertanyaan yang tepat
Jangan takut untuk melontarkan banyak pertanyaan di hari pertama magang. Pertanyaan bukanlah tanda ketidaktahuan tapi tanda rasa keingintahuan seseorang terhadap tugas yang diberikannya. Pikirkanlah daftar pertanyaan yang tepat beberapa hari sebelum resmi memulai kegiatan magang dan tanyakanlah pertanyaan tersebut pada waktu yang sesuai. Pertanyaan yang baik harus bisa menghasilkan jawaban yang membantu perkembangan pekerjaan dan pembelajaran kamu. Dalam kehidupan nyata, komunikasi tidak berhenti dalam satu arah. Oleh karena itu, berlatihlah untuk menjadi pendengar aktif yang bisa meluncurkan pertanyaan balasan jika ada jawaban yang masih belum jelas. Semakin banyak pertanyaan yang kamu ajukan, semakin kecil kemungkinan kamu dalam melakukan kesalahan.
Siapkan pengaturan panggilan video yang profesional
Pandemi telah memaksa perusahaan di seluruh dunia untuk mengaplikasikan kebijakan Work From Home bagi kebanyakan pekerjanya. Jika kamu masuk dalam kategori tersebut, pastikan bahwa panggilan video, yang menggantikan interaksi fisik, dapat berjalan ideal sesuai dengan standar profesional perusahaan. Hal yang perlu kamu siapkan meliputi:
Pengaturan kamera dan audio
Kelancaran koneksi internet
Penggunaan latar belakang yang terlihat profesional dan tidak terlalu ramai.
Sudut kamera yang diposisikan dengan level mata.
Pencahayaan jelas dari sinar buatan atau sinar alami yang masuk dari jendela.
Eliminasi gangguan komunikasi dengan menutup pintu atau menutup website yang tidak terkait dengan pekerjaan.
Pahami etika kantor
Etika bersosialisasi dalam dunia pekerjaan berbeda dibandingkan dengan dunia perkuliahan. Norma-norma tersebut bisa sangat spesifik dan kompleks tergantung pada situasinya. Contoh, jangan menghubungi rekan kerja setelah jam kerja, saat mereka sedang sakit, atau sedang berlibur, kecuali pada situasi mendesak. Hargailah waktu senggang mereka seperti mereka menghargai waktumu. Selain itu, balas email atau pesan secepat mungkin atau setidaknya dalam satu hari. Jawab ‘terima kasih’ Jika tidak ada tanggapan khusus yang diperlukan, jangan menjawab jika alamat email kamu masuk ke dalam “CC”, jangan gunakan emoticon dan masih banyak peraturan tidak tertulis lainnya yang harus kamu ikuti.
Kini, pembelajaran etika dasar kantor dapat diakses secara gratis dalam bentuk kursus atau tutorial online. Pastikan kamu mengetahui perilaku apa yang masuk ke dalam Do’s atau Dont’s untuk menunjukan kemampuan beradaptasi ke dalam dunia pekerjaan.
Temukan Topik Menarik Lainnya dari Skilvul
